Sabtu, 18 Februari 2012

Krisis Toleransi Beragama-adakah yang bisa kita lakukan?

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Seperti yang telah kita tahu, di negara kita tercinta Indonesia, beberapa tahun belakangan banyak terjadi intoleransi antar umat beragama. tanpa mengdiskreditkan pihak manapun, di dunia maya saya melihat beberapa foto yang mengklaim haram suatu umat beragama untuk memberikan ucapan selamat kepada umat agama lain yang sedang merayakan hari besarnya. lalu, berhubung baru lewat hari Valentine, ada beberapa orang yang menghubungkan budaya barat tersebut dengan agama tertentu dan bahkan ada yang mengharamkannya.

kemanakah Indonesia yang dulu saya kenal sebagai Indonesia yang ramah? Indonesia sekarang galak, gak ikut mainstream malah dikecam dimarahi dan dipukuli. adakah yang bisa kita lakukan untuk mengurangi hal ini dan menciptakan kembali toleransi antar umat beragama?

sebenarnya saya punya ide. agak ekstrim tapi saya yakin bisa diterapkan.

ada pepatah "Tak kenal maka tak sayang". dengan logika yang sama :"kalau kenal maka setidaknya sayang dan tidak acuh apalgi bermusuhan". ide saya adalah bagaimana kalau dalam pelajaran PKn dan agama ada slot khusus toleransi antar umat beragama, yang tugasnya adalah meliput suatu ritual agama dan mewawancarai pejabat agama yang bersangkutan mengenai makna dasar dari ritual tersebut? hasilnya kemudian dipresentasikan dengan teman-teman sekelasnya. barangkali dengan begitu generasi muda kita bisa belajar mengenal dan menghargai teman nya yang beragama lain. :):)

mungkin ada tanggapan dari saudara-saudara KFers?

a_priyon 19 Feb, 2012

Mr. X 19 Feb, 2012


-
Source: http://andinewsonline.blogspot.com/2012/02/krisis-toleransi-beragama-adakah-yang.html
--
Manage subscription | Powered by rssforward.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar